Bagi Septears, perpisahan tidak selalu paling menyakitkan karena hilangnya seseorang. Harapan dan gambaran masa depan yang sebelumnya dibangun bersama juga dapat menjadi bagian paling sulit untuk dilepaskan.
Karena itu, Melodrama mencoba menempatkan kebingungan setelah perpisahan sebagai bagian dari proses. Delapan lagu di dalamnya menjadi ruang bagi pendengar untuk mengenali kembali berbagai perasaan yang muncul ketika sebuah hubungan tidak berjalan sesuai harapan.
Proses produksi album berlangsung di Paraduta Records Studio dan WukWuk Studio. Decky Anugrah menangani piano, produksi, dan aransemen, sementara Paraduta Hanung berkontribusi pada gitar di sebagian besar lagu.

Sejumlah musisi lain juga terlibat dalam proses rekaman. Daniel memainkan gitar pada track “Senyumanmu”, sedangkan Ilham Nur Syuhada mengisi gitar dan bass pada “Teganya” serta bass di beberapa track lainnya. Ardin Alvy Arizky mengisi drum pada track 01, 02, dan 04.
Tahap akhir produksi ditangani Paraduta Hanung untuk proses mixing dan mastering, dengan pengecualian “Senyumanmu” yang proses akhirnya dikerjakan Rio Armand Ayubi.
Melalui Melodrama, Septears memperkenalkan identitas musikalnya sekaligus membuka ruang bagi cerita yang dekat dengan pengalaman personal banyak orang: mencintai, mempertahankan, kehilangan, dan akhirnya belajar menerima bahwa cinta saja tidak selalu cukup untuk membuat sebuah hubungan bertahan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
- Editor : Fatkhurrohim










