JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Shenyliega menghadirkan single terbaru “Tak Semua Harus Sempurna” Jum’at (21/8/2026) melalui Indomusik Records. Setelah debut lewat “Melangkah” dan berkolaborasi dengan Imanine dalam “Maumu Apa”.
Penyanyi sekaligus penulis lagu ini mampu menghadirkan karya yang berangkat dari pengalaman personal menghadapi rasa iri dan kebiasaan membandingkan diri.
Baca Juga : SecondSet Bawa Alternative Rock Manado Lewat “Tanpa Dendam”
Inspirasi lagu tersebut dekat dengan kehidupan di era media sosial. Shenyliega melihat bagaimana pencapaian dan kehidupan orang lain yang tampil di layar dapat memunculkan pertanyaan tentang posisi diri sendiri.
“Kenapa mereka sudah sejauh itu, sementara aku rasanya masih di tempat yang sama?” kata Shenyliega, Jum’at, (21/8/2026), menggambarkan kegelisahan yang menjadi titik awal lagu.
Baca Juga : Aruma Hadirkan Sisi Rapuh Lewat Single “Jalan Buntu”
Pengalaman tersebut kemudian terhubung dengan fase sulit yang pernah ia alami pada 2021. Saat menulis “Tak Semua Harus Sempurna”, Shenyliega membayangkan dirinya berbicara kepada sosoknya di masa lalu, dengan pesan bahwa setiap orang memiliki waktu dan jalannya masing-masing.

Gagasan itu menemukan bentuk ketika Shenyliega duduk sendirian di pantai sambil menyaksikan matahari terbenam. Suasana tersebut menjadi bagian penting dari proses kreatif sekaligus memengaruhi atmosfer musik yang hangat dan ringan.
Secara lirik, lagu bergerak dari kegelisahan pada bagian awal menuju penerimaan. Pada bagian akhir, Shenyliega menutup perjalanan tersebut dengan kalimat, “Aku kan baik saja, aku kan baik saja, aku tahu jalan pulang.”
Baca Juga : Jaz Rowe Lepas Single Belagu, Sindir Sikap Arogan
Ia juga memasukkan percakapan yang terdengar seperti dialog sehari-hari tentang kekhawatiran terhadap masa depan dan kebiasaan melihat pencapaian orang lain. Pendekatan tersebut membuat pesan lagu hadir sebagai refleksi, bukan nasihat yang menggurui.
“Tak Semua Harus Sempurna” ditulis dan dilirik sendiri oleh Shenyliega. Produksi serta aransemen dikerjakan Muhammad Haekal, yang sekaligus mengisi gitar.
Baca Juga : KOTAK Memulai Era Independen Lewat Single Terbaru “YOLO”
Nuansa musim panas dalam aransemen menjadi bagian dari cerita lagu, menggambarkan momen ketika Shenyliega mulai menemukan ketenangan dan menerima bahwa hidup tidak harus berjalan sempurna untuk tetap memiliki arti. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
- Editor : Fatkhurrohim











1 comment