JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Memasuki paruh kedua 2026, Aruma kembali menghadirkan karya melalui single terbaru, “Jalan Buntu”. Lagu ini memperlihatkan sisi emosional yang lebih rapuh dan gelap, sekaligus menjadi bagian dari perjalanan menuju EP yang tengah dipersiapkannya.
Berbeda dari sejumlah karya sebelumnya, Aruma, Senin, (17/8/2026), menceritakan bahwa lagu ini berbicara tentang penerimaan dan proses bangkit, “Jalan Buntu” mengambil posisi di tengah konflik. “Lagu ini bercerita tentang seseorang yang menyadari hubungannya mungkin tidak memiliki arah, tetapi masih memilih bertahan karena harapan,” lanjutnya.
Baca Juga : Jaz Rowe Lepas Single Belagu, Sindir Sikap Arogan
Lirik “Sebab dua kemungkinan yang kutahu, kehilanganmu atau kehilangan aku” menjadi pusat gagasan lagu. Aruma menggunakannya untuk menggambarkan pilihan sulit antara kehilangan orang yang dicintai atau perlahan kehilangan diri sendiri karena terlalu lama mempertahankan hubungan.
Lirik lagu telah ditulis Aruma sebelum proses aransemennya dikembangkan bersama Dimas Wibisana dan Willmara. Ketiganya mengeksplorasi sejumlah pendekatan hingga menemukan bentuk musikal yang dianggap paling sesuai dengan cerita.

Kolaborasi tersebut kembali mempertemukan Aruma dengan Dimas setelah sebelumnya bekerja dalam “Rindu Berjatuhan”, lagu yang menurut Aruma menjadi salah satu karya favoritnya dari album Berbunga.
Secara tematik, “Jalan Buntu” sengaja tidak memberikan jawaban tunggal. Aruma ingin pendengar memiliki ruang untuk menghubungkan cerita lagu dengan pengalaman masing-masing. Pendekatan itu membuat konflik dalam lagu terasa lebih personal daripada sekadar kisah tentang hubungan yang berakhir.
Baca Juga : KOTAK Memulai Era Independen Lewat Single Terbaru “YOLO”
Sepanjang 2026, Aruma telah merilis tiga single dalam tujuh bulan pertama. Produktivitas tersebut menjadi bagian dari fase kreatifnya sekaligus upaya mengajak pendengar mengikuti perjalanan personalnya melalui musik.
“Jalan Buntu” pada akhirnya berbicara tentang keberanian mendengarkan diri sendiri. Bagi Aruma, meninggalkan seseorang yang masih disayangi tidak selalu berarti kehilangan arah. Dalam situasi tertentu, keputusan untuk pergi justru menjadi cara untuk kembali menemukan diri sendiri. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
- Editor : Fatkhurrohim










